Rabu, 23 Juli 2008

Sekilas tentang Yayasan Orbit


Q: Tahun berdiri?
A: 1995

Q: Wilayah operasi?
A: Fokus di Jakarta supaya bisa mengawasi perkembangan anbim (anak bimbing) dengan lebih teratur. Tetapi sangat terbuka apabila donatur berniat untuk mengkhususkan dana pemberiannya untuk anak sekolahan di mana saja, karena bisa bekerja sama dengan sekolah-sekolah di daerah yang pernah dikunjungi dan ada beberapa perwakilan orbit di berbagai daerah (misalnya di Jawa Timur dan Aceh)

Q: Tidak punya website?
A: Dulu sempat punya tapi karena pindah lokasi kantor dan orang yang yang memegang websitenya pindah, jadi belum diupdate. Tetapi sekarang bisa diliat perkembangan dan operasional ORBIT di blog : http://fsaaorbit.multiply.com/

Q: Berapa banyak anbim yang ditangani oleh ORBIT?
A: Pada tahun 2007, ada 1200 orang yang diberi beasiswa oleh ORBIT. Demografik penerima beasiswa tentunya ada.

Q: Seberapa besar beasiswa yang diberikan oleh ORBIT untuk anak-anak sekolah berdasarkan tingkatannya per bulannya?
A: (1) SD: Rp 20.000, (2) SMP: Rp 40.000, (3) SMA: Rp 60.000, (4) S1: 100.000

Q: Apa cukup uang Rp 20.000 per bulan untuk kebutuhan sekolah anak SD? Begitupun dengan SMP sampai kuliah?
A: Hampir pasti tidak cukup. Pertimbangan Yayasan untuk memberikan uang dengan batasan minimal seperti ini adalah karena ingin mempertahankan dan menambah jumlah anak yang dibantu dengan beasiswa ORBIT. Apabila ditingkatkan nilai beasiswa untuk siswa per bulannya, maka semakin sedikit siswa yang terbantukan. Perlu dipertimbangkan juga banyak sekolah yang menerima BOS dari pemerintah.

Q: Apa memungkinkan untuk memberikan lebih dari Rp 20.000 per bulan untuk siswa?
A: Bisa. Selain Rp 20.000 untuk SPPnya, orbim bisa menambah dana beasiswa per anaknya sesuai keinginannya. Misalnya ditambah menjadi Rp 60.000 untuk membeli buku tulis, buku pelajaran dll

Q: Bagaimana cara untuk menjadi orbim (orang tua bimbing)?
A: Ada dua cara, yaitu (a) menyumbang ke dana abadi yayasan dan (b) menyumbang langsung ke anbim pilihan sendiri/yayasan yang dinamakan dengan sistem “AKTA”.

Q: Apa kelebihan “AKTA”?
A: Kelebihannya, donatur dapat memilih langsung siapa dan criteria seperti apa yang hendak diberikan beasiswa? Donatur juga mendapatkan laporan per 6 bulan atau 12 bulan mengenai penyaluran uangnya dan perkembangan akademis anak selama diberikan beasiswa. Ini tidak bisa didapatkan kalo menyumbang uang sebagai dana abadi.

Q: Seberapa besar dana abadi ORBIT?
A: 21 Milyar, dan didepositokan di bank syariah dengan persentase bunga ekivalen 6% per tahun. Sebesar 80% bagi hasil digunakan untuk beasiswa, sedangkan 20% digunakan untuk biaya operasional yayasan.

Q: Apakah ada potongan dari donasi yang diberikan donatur untuk keperluan administrasi dan operasional ORBIT?
A: Tidak ada, karena biaya operasional didapatkan dari bagi hasil dana abadi.

Q: Bagaimana metode pengawasan ORBIT terhadap donasi yang diterima oleh siswa?
A: ORBIT biasanya menelepon ke sekolah di mana anbim bersekolah untuk mengecek apa uang yang diberikan ke anbim telah digunakan untuk membayar SPP. ORBIT juga akan mengunjungi sekolah anbim secara periodik untuk memeriksa langsung penggunaan beasiswa. Setiap bulan anbim diwajibkan untuk memberikan kuitansi pembayaran SPP melalui surat ke ORBIT. Apabila dalam 2-3 bulan tidak memberikan laporan, maka beasiswa akan diputus.

Q: Apa ada acara periodik untuk mempertemukan anbim dengan orbim?
A: Tiap 6 bulan atau 12 bulan sekali diadakan silaturahmi untuk anbim dan orbim. Biasanya pada saat idul Fitri dan hari besar lainnya.

Q: Bagaimana cara siswa untuk mengaplikasikan diri mendapatkan beasiswa ORBIT?
A: ORBIT secara berkala memberikan pengumuman di sekolah-sekolah untuk menjaring siswa yang berniat menjadi anbim. Formulir juga disediakan di sekolah-sekolah untuk diisi siswa dan diberikan ke ORBIT. Atau, siswa bisa langsung ke ORBIT di Habibie Center untuk mengisi aplikasi beasiswa. Syaratnya harus menyediakan rapot terakhir, surat tidak mampu dari RT, surat tidak mampu dari sekolah, dan kartu keluarga.

Q: Bagaimana cara ORBIT menyalurkan beasiswa ke anbim?
A: Anbim tingkat SD dan SMP biasanya diberikan beasiswanya melalui wesel dan pos, sedangkan anak SMA dan kuliah ditransfer beasiswanya melalui bank.

Q: Bagaimana cara untuk mencegah agar anbim tidak menerima dana dari berbagai sumber beasiswa?
A: ORBIT secara berkala saling bertukar info dengan berbagai yayasan pemberi beasiswa mengenai data penerima beasiswa mereka untuk memastikan anbim tidak menerima beasiswa dari bermacam-macam yayasan.

Q: Seberapa lama durasi waktu untuk pemberian beasiswa dari donator?
A: Minimal komitmen untuk memberikan dana beasiswa selama 12 bulan. Sebaiknya dimulai pada awal tahun ajaran baru yaitu Juni-Juli atau pertengahan tahun ajaran yaitu pada bulan Januari.

Q: Contact person?
A: Mba Betty atau Mba Muji (021-7884 6927)

Selasa, 22 Juli 2008

Update penyaluran dana Yayasan Orbit

Seperti pernah dibilang dulu, fokus Yayasan Orbit adalah menyalurkan beasiswa di daerah sekitar Jakarta dengan alasan agar pengawasan penyaluran dan penggunaan dana dapat dikontrol dengan baik. Pada awalnya, Mba Betty dari Yayasan Orbit mengusulkan untuk menyalurkan dana beasiswa ke anak-anak SD di daerah Jakarta Utara.

Berdasarkan permintaan temen2 alumni laennya, bahwa kita ingin memberikan beasiswa untuk anak sekolah di daerah-daerah yang juga kadang tidak tersentuh BOS (Bantuan Operasional Sekolah); maka
sekarang ini sedang dilakukan pendataan anak-anak SD oleh pihak Orbit untuk menyaring mereka yang bisa masuk kualifikasi untuk dapat beasiswa dari alumni TK ITB 2000 di daerah kaki pegunungan Papandayan .

Data selengkapnya dari calon penerima beasiswa TK'00 nanti akan diupdate pada bulan Agustus 2008. Untuk saat ini, dana yang sudah terkumpul baru akan disalurkan melalui Orbit pada bulan Agustus ketika data penerima beasiswa sudah rampung. Sesuai kesepakatan bersama, Rp 500.000,00 akan disumbangkan per bulannya melalui Orbit. Artinya ada 25 anak SD yang akan menerima beasiswa dari alumni TK ITB '00.

Mengingat sekolah sudah dimulai sejak Juli 2008 ini, maka pada bulan Agustus ini maka total dana yang disalurkan ke Orbit akan dirapel 2 bulan (Juli dan Agustus 2008).

Update dana beasiswa terkumpul per 22 Juli 2008


Terhitung sampai tanggal 22 Juli 2008, dana yang terkumpul di rekening bersama untuk program beasiswa alumni TK ITB 200 mencapai Rp 4.843.560,00.

Donatur yang sudah menyumbang bisa dilihat di bawah ini:
  • Nova (Juni-Juli 2008)
  • Subur ( Juni 2008)
  • Chichi (Juni 2008)
  • Marthin (Juni-Juli 2008)
  • Aga (Juni 2008)
  • Putie (Juni 2008)
  • Panjul (Juni-November 2008)
  • Iqbal (Juni-November 2008)
  • Aqsha (Juni 2008-Mei 2009)
  • Wieli (Juni-Juli 2008)
Untuk yang sudah berkomitmen menjadi donatur silahkan transfer ke rekening Bank Mandiri atas nama Erlangga Rismantojo Nomor 070-00-0543218-7 Cabang Jakarta Plaza Mandiri.



Alternatif investasi - Sapi perah

Ada beberapa alternatif investasi bidang UMKM yang bisa dilirik sebagai media perputaran dana abadi Program Beasiswa Alumni TK 2000. Salah satunya adalah usaha ternak sapi perah.

Melihat kondisi real di Indonesia di mana kebutuhan konsumsi dan pengolahan susu nasional hanya bisa dipenuhi sekitar 30% dari produksi susu nasional, maka gap 70% masih potensial untuk digarap.

Hasil studi kelayakan sederhana yang dilakukan bulan Maret 2008 untuk peternakan sapi di Cibodas, Lembang menunjukkan return on investment yang ekivalen dengan bunga deposito sekitar 14,41%. Asumsi yang digunakan adalah sebagai berikut:
  • Harga seekor sapi dara (hamil 4 bulan): Rp 8.000.000,00
  • Termin: 15 hari
  • Kebutuhan pakan (sebelum melahirkan): 9 kg/ekor/hari
  • Kebutuhan pakan (setelah melahirkan): 15 kg/ekor/har
  • Harga pakan (50 kg): Rp 48.750,00/karung
  • Konsumsi ampas singkong: 3 karung/termin/ekor
  • Harga ampas sinkong: Rp 18.000,00/karung
  • Harga susu: Rp 3.000,00/liter
  • Produksi susu: 15 L/hari/ekor
  • Konsumsi susu pedet (3 bulan pertama): 4 L/hari
  • Nilai jual pedet jantan (3 bulan): Rp 3.000.000,00/ekor
  • Nilai jual pedet betina (3 bulan): Rp 2.700.000,00/ekor
Sebelum proses pemerahan, puting susu sapi sebelumnya harus dibasuh oleh air hangat. Menggunakan kotoran sapi dan reaktor biogas, maka penggunaan minyak tanah dan kayu bakar untuk pemanasan air ini dapat dihemat sehingga menghemat pengeluaran energi. Artinya pendapatan dari usaha sapi ini dapat ditingkatkan lagi. Banci tampil kali aku.. (hehe)

Senin, 21 Juli 2008

Kenapa ada program beasiswa alumni TK ITB 2000?

Program beasiswa dari alumni Teknik Kimia ITB angkatan 2000 didasari dari banyaknya timbunan uang alumni TK ITB setelah bekerja di perusahaan Oil & Gas Asing tetapi bingung mau dikemanain (hehe..) Maka terbesitlah ide untuk udunan duit dari saku masing-masing tiap bulannya untuk disalurkan ke anak-anak usia sekolah tingkat SD-SMP dalam bentuk beasiswa. Untuk tahap pertama ini, kita menunjuk Yayasan Orbit miliknya Pak Habibie sebagai penyalur dananya.

Selain penyaluran beasiswa langsung melalui Yayasan, kita berencana untuk menyisihkan sebagian dana kolektif tadi sebagai dana abadi untuk diinvestasikan. Tujuannya agar dana abadi ini bisa dikelola untuk menghasilkan nilai beasiswa yang cukup besar; tanpa alumni TK harus udunan uang lagi tiap bulannya. Selain itu, diharapkan investasi kita juga bisa bermanfaat untuk perkembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang kita pilih nanti. Terbuka juga kemungkinan kita menginvestasikan dana abadi dalam bentuk reksadana, deposito dll. Semua terpulang dari perkembangan dana kolektif dalam 6 bulan ini terhitung sejak Juni 2008.

Susunan pengurus 2008/2009

Ketua & bendahara/model freelance kekekek... : Erlangga Rismantojo

Mengkoordinasi seluruh pengurus program ; mengkoordinasi pengumpulan dana dari alumni Teknik Kimia ITB 2000 dan penyalurannya ke yayasan/alternatif investasi melalui “manajer investasi & penyaluran dana”

Sekretaris: Erna Listia

Mempublikasikan perkembangan program beasiswa kepada seluruh alumni TK ITB 2000 dalam bentuk newsletter, blog dll

Manajer investasi & penyaluran dana: Ronaldi

Mengelola dana abadi program beasiswa TK ITB 2000 dalam bentuk investasi alternatif dan menyalurkan dana beasiswa bulanan ke yayasan/institusi yang disepakati bersama oleh alumni TK ITB 2000